Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI bersama Prudence Foundation berkunjung ke Sekolah Aman Bencana Dampingan LIPI

(Berita-Humas Geotek). Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Dr. Ir. Haryadi Permana, Rabu (04/2) yang lalu melakukan pendampingan atas kunjungan   Prudence Foundation, Prudential  Indonesia, Plan Hongkong dan Plan Indonesia ke SDN Kota Bambu 01 dan 02 Jakarta dalam rangka melihat sekolah dampingan implementasi Program Sekolah Aman Bencana yang didanai oleh Prudence Foundation dengan tujuan untuk meningkatkan akses anak-anak ke lingkungan sekolah yang aman di wilayah perkotaan yang rawan bencana. Kedua sekolah tersebut bersama 10 Sekolah Dasar lainnya di Jakarta Barat sejak tahun 2013 didampingi oleh LIPI dalam mewujudkan sekolah yang aman dari bencana.

Dalam kata sambutan, Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Dr. Ir. Haryadi Permana atas nama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyampaikan  ucapan terima kasih kepada Plan Indonesia, Plan Hongkong dan Prudence Foundation Y yang memberikan kesempatan untuk melaksanakan ide LIPI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pendidikan terhadap bahaya alam dan antrophogenik. Pada tahun 2008 yang lalu, Sdr. Triyono selaku Koordinator Proyek dan rekan-rekan di Community Preparedness LIPI (COMPRESS LIPI) mengusulkan ide untuk membangkitkan tingkat kesadaran komunitas melalui pendidikan. Namun Lambat tapi pasti, langkah demi langkah, pendidikan pengurangan risiko bencana di tingkat sekolah telah berhasil dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia dan Alhamdullilah, sejak tahun 2013, melalui Plan Indonesia, LIPI mendapat kesempatan terbaik untuk mengimplementasikan ide-ide ini di wilayah Perkotaan yakni Jakarta Barat.

Selanjutnya Dr. Haryadi Permana mengatakan kita harus menyadari  bahwa anak-anak kita bersekolah di sekolah yang rawan banjir dan kebakaran. Hal paling penting adalah kita semua menyadari akan kondisi ini. Melalui program Plan Indonesia – LIPI, diharapkan anak dan para guru memiliki pengetahuan yang cukup akan bahaya apa saja yang mengancam dan keterampilan apa saja yang kita harus miliki untuk mengurangi korban jiwa.

Dr. Ir. Haryadi Permana menambahkan “Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama Ibu kepala sekolah, para guru dan terima kasih atas dukungan orang tua sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancar mulai tahun 2013 sampai sekarang. Sekali lagi kami berharap dukungannya untuk program ini kedepan”. (HR).

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page