Pemanfaatan Gedung 80 Kampus LIPI Bandung

(Berita – Humas Geotek) Rapat koordinasi pemanfaatan gedung 80 di Kampus LIPI Bandung yang diselenggarakan Biro Umum dan Perlengkapan LIPI  (BUP LIPI) pada hari Rabu (17/2) yang lalu bertempat di Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI. Kepala BUP LIPI, Bapak Amas, SE, MM,  mengatakan bahwa rapat koordinasi ini dalam rangka mengakomodir dan memfasilitasi satker UPT BPI, P2ET, BIT, Puslit Geoteknologi, Pusinov dan UPT BIO LIPI yang akan menempati gedung 80. Pada sisi lain, Puslit Kimia dan Puslit Fisika akan dipindahkan ke Serpong. Memeprhatikan hal tersebut, pemanfaatan gedung 80 perlu mendapat masukan dari beberapa pihak yang berkepentingan guna menyusun perencanaan penataannya.

Dalam diskusi, peserta rapat menyampaikan beberapa pendapat dan usulan diantaranya,  Dr. Ir. Haryadi Permana, menyampaikan perlu segera diputuskan perencanaan penganggaran agar pemanfaatan gedung 80 dapat optimal termasuk untuk pemeliharaan aset  negara. Dr. Ing. Andika Widya Pramono, M,Sc mengemukakan bahwa P2M&M LIPI mengajukan usulan pendirian  UPT. Balai Pengembangan dan Aplikasi Material Biokompatible Implan Orthopaedi LIPI (UPT.BIO-LIPI) karena tusi P2M&M LIPI melakukan riset implan dan material kemudian adanya dorongan dan keinginan kuat dari masyarakat medis yang tinggi sekali untuk mengkristalisasi upaya ini tidak hanya sebatas kerjasama penelitian tetapi juga dibuat suatu kelembagaan. DR.Dr. Norman Zainal, SpOT(K), menyampaikan bahwa Persatuan Ahli Bedah Orthopedi Indonesia  (PABOI) mendukung sepenuh berdirinya UPT. BIO LIPI dan dapat  bermitra dalam kegiatan penelitian dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Riset di bidang implan medis ini harus dimulai dari bahan lokal karena selama ini bahan tersebut diperoleh dari import. Begitu juga BUP LIPI menampung seluruh aspirasi dari satker-satker yang akan menempati gedung 80.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Men Riyanto, S.Ikom memaparkan keadaan terkini per lantai dari gedung 80 sedangkan Dr. Anggoro Tri Mursito memberikan pandangannya terhadap pemanfaatan ruang-ruang dari gedung 80, khususnya yang ditempati Puslit Geoteknologi LIPI.

Di penghujung acara rapat koordinasi, Kepala BUP LIPI mengapresiasi semua aspirasi dari satker yang akan menempati gedung 80 dan menyepakati untuk menyusun perencanaan desain bangunan dalam waktu tiga bulan ke depan dimulai dari bulan Maret. Pelaksanaan renovasi bangunan akan dilaksanakan secara bertahap sedangkan untuk rapat-rapat koordinasi berikutnya akan dilakukan penjadwalan dan setiap progres akan dilaporkan, demikian ujar Bapak Amas, SE, MM sembari mengajak peserta rapat berkunjung ke lokasi gedung 80, Kampus LIPI Bandung.

Peserta yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut sebanyak 18 (delapan belas) orang yang terdiri dari perwakilan satker UPT BPI, P2ET, BIT, P2M&M, Puslit Kimia, Puslit Geoteknologi, Pusinov dan tamu undangan khusus seperti: Prof. DR.Dr. Darmadji Ismono, Sp.B,SpOT(K) dari RS. Hasan Sadikin; DR.Dr. Norman Zainal, SpOT(K) dan DR.Dr.C. Linda Wahyuni SpOT(K) dari RS. Pusat Pertamina. (HR)

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someonePrint this page