Dalam rangka pengembangan Pusat Unggulan IPTEK tahun 2018, Kementterian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengembangkan skema dan mekanisme pembinaan bagi lembaga LITBANG dalam memperkuat kapasitas kelembagaan mencakup Sourcing Capacity, R & D Capacity dan Disemminating Capacity. Salah satu upaya yang dilakukan    dalam mekanisme pembinaan adalah dengan melaksanakan Forum Evaluasi Kinerja dan Penyelarasan Masterplan PUI Tahun 2018. Forum ini merupakan salah satu asistensi pembinaan untuk membahas substansi capaian kinerja lembaga litbang selama tahun 2018 serta potensi penetapan atau perpanjangan status lembaga tersebut sebagai PUI.
Kegiatan supervisi program pembinaan Pusat Unggulan IPTEK Material Fungsional berbasis Sumber Daya Mineral dan Batu Bara (PUI MFBSDMBB) Pusat Penelitian Geotekologi LIPI oleh Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), dilaksanakan pada Kamis, 25 Oktober 2018 bertempat di Ruang Pangea Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI. Pertemuan tersebut dihadiri oleh supervisi Prof. Mega Fatimah Rosana dan Dr. M. Zaki Mubarok, ST., MT, serta Bapak Dr. Yudo Baskoro selaku sekretariat PUI Kemenristekdikti, selain itu hadir juga anggota tim PUI MFBSDMBB Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI. Pertemuan tersebut membahas mengenai indokator-indikator capaian program PUI, kendala-kendala yang dihadapi serta saran dan masukan terkait solusi terhadap kendala yang dihadapi.

Kegiatan supervisi diawali dengan pembukaan oleh Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Dr. Eko Yulianto. Selanjutnya dilakukan pemaparan capaian PUI MFBSDMBB Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI oleh Ketua PUI MFBSDMBB yaitu Dr. Solihin, serta pemaparan Komponen tata kelola oleh Agusmen, S.I.Komp, pemaparan komponen penelitian oleh Rika Wulandari, ST., serta pemaparan komponen diseminasi oleh Dr. Anggoro Tri M. Setelah pemaparan capaian, acara dilanjutkan dengan diskusi dan terkait materi presentasi, serta membahas kemungkinan cara-cara pemecahan permasalahan yang dihadapi oleh tim PUI MFBSDMBB berdasarkan studi kasus tim PUI dari lembaga maupun satuan kerja lainnya.

Berdasarkan pemaparan tim supervisi dan pengelola PUI, terdapat 3 indikator utama yang memiliki bobot nilai terbesar diantara 27 indikator dalam penilaian capaian program PUI. Indikator tersebut diantaranya national product, national references, dan economic benefit. Setiap PUI diharuskan mecapai indikator “national product” yaitu memiliki hasil penelitian yang dapat berupa produk yang diakui oleh masyarakat luas maupun berupa hasil penelitian yang dapat dijadikan sebagai acuan bagi stakeholder dalam menentukan kebijakan. Indikator ke dua yaitu “national references” yang mengharuskan suatu lembaga maupun pusat penelitian dijadikan sebagai rujukan dalam berbagai persoalan terkait bidang kepakaran yang dimiliki oleh lembaga maupun pusat penelitian tersebut. Indikator ketiga yang memiliki nilai terbesar diantara indikator lainnya yaitu “economic benefit” yang mengharuskan suatu hasil penelitian memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat maupun bagi perekonomian di Indonesia.
Berdasarkan hasil diskusi diperoleh kesimpulan bahwa PUI MFBSDMBB Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI perlu melakukan beberapa perbaikan, diantaranya tim PUI diharuskan untuk memperjelas capaian target produksi untuk jangka waktu tertentu dan target pemanfaatannya harus lebih diperjelas dan spesifik. Timeline capaian kegiatan setiap tahunnya diharuskan lebih terukur dan terperinci. Selain itu berkaitan dengan kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki harus segera dipenuhi, salah satunya bisa dilakukan dengan rekruitmen peneliti, maupun melakukan sinergi dengan lembaga riset lain serta sinergi dengan perguruan tinggi.
Persoalan lain yang dihadapi adalah terkait indikator national references, solusinya yaitu dengan menjadi keynote speaker, yang dapat diusahakan melalui berbagai cara, diantaranya memanfaatkan media sosial maupun website untuk mengenalkan mengenai kepakaran yang ada di PUI MFBSDMBB Puslat Penelitian Geoteknologi LIPI. Selain itu perlu dilakukan pembangunan networking khususnya bagi peneliti yang sedang melanjutkan studi di luar negeri, memanfaatkan forum-forum international untuk lebih mengenalkan kepada dunia nasional maupun internasional terkait kepakaran dan hasil penelitian yang dihasilkan oleh PUI MFBSDMBB Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI.

Categories: Kegiatan